Restu Orang Tua, Cahaya Langkah Meraih Cita-Cita: Sungkeman Rasa Bakti Warnai MPLS Ramah SMP Negeri 6 Singaraja
- Kamis, 23 Juli 2026
- SMP Negeri 6 Singaraja
- 0 komentar
Suasana haru dan penuh makna menyelimuti Lapangan SMP Negeri 6 Singaraja pada Jumat, 17 Juli 2026, saat ratusan peserta didik baru mengikuti kegiatan Sungkeman Rasa Bakti sebagai bagian dari rangkaian MPLS Ramah Tahun Pelajaran 2026/2027. Mengusung tema "Sujud Bakti kepada Orang Tua, Awal Langkah Meraih Cita-Cita", kegiatan ini menjadi pengingat bahwa setiap perjalanan pendidikan yang hebat selalu diawali dengan restu, doa, dan kasih sayang orang tua.
Berbeda dari kegiatan MPLS pada umumnya, Sungkeman Rasa Bakti menghadirkan ruang bagi peserta didik untuk sejenak menundukkan kepala, mengesampingkan ego, lalu bersimpuh di hadapan orang tua sebagai wujud rasa hormat, terima kasih, serta permohonan doa restu sebelum memulai perjalanan baru sebagai keluarga besar Spensixraja. Tangis haru yang mengalir, pelukan hangat, serta senyum penuh kebanggaan dari para orang tua menjadi saksi bahwa pendidikan sejatinya dimulai dari keluarga, kemudian diperkuat oleh sekolah.
Pelaksanaan kegiatan dibagi menjadi dua sesi. Sesi pertama dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Buleleng, Bapak Ida Bagus Gde Surya Bharata, S.Pd., M.A.P., yang pada kesempatan tersebut juga hadir sebagai orang tua salah satu peserta didik baru. Dalam sambutannya, beliau mengapresiasi inovasi SMP Negeri 6 Singaraja yang menghadirkan kegiatan sarat makna ini sebagai implementasi nyata MPLS Ramah. Beliau menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari prestasi akademik, tetapi juga dari kemampuan seorang anak menghormati orang tua, menghargai guru, serta memiliki karakter yang kuat. Menurut beliau, ketika keluarga dan sekolah berjalan beriringan dalam mendidik, maka akan lahir generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berakhlak mulia dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Pada sesi kedua, kegiatan mendapat kehormatan dengan hadirnya Camat Buleleng, Bapak Putu Gopi Suparnaca, S.Sos yang juga pada kesempatan kali ini juga hadir sebagai orang tua salah satu peserta didik baru. Dalam sambutannya, beliau mengajak seluruh peserta didik untuk menjadikan sungkeman sebagai awal perjalanan membangun pribadi yang rendah hati dan berbudi pekerti luhur. Beliau mengingatkan bahwa menghormati orang tua dan guru bukan hanya sebuah tradisi, melainkan nilai kehidupan yang akan menjadi bekal dalam meraih kesuksesan. Beliau juga berharap peserta didik baru mampu tumbuh menjadi generasi yang disiplin, bertanggung jawab, memiliki kepedulian terhadap sesama, serta menjadi kebanggaan keluarga, sekolah, dan Kabupaten Buleleng.
Materi kegiatan disampaikan oleh Bapak I Made Rasta, S.Pd., M.Pd.H., yang mengajak peserta didik memahami makna sungkeman dari sisi budaya, moral, dan spiritual. Beliau menuturkan bahwa sungkeman bukan sekadar mencium tangan orang tua, melainkan simbol kerendahan hati, ungkapan syukur atas cinta yang tak pernah berhenti mengalir, serta ikhtiar memohon doa agar setiap langkah yang ditempuh senantiasa mendapat tuntunan dan keberkahan. Menurut beliau, anak yang mampu memuliakan orang tuanya akan memiliki fondasi karakter yang kokoh untuk menjalani kehidupan.
Kepala SMP Negeri 6 Singaraja, Bapak I Made Jimat, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan Sungkeman Rasa Bakti merupakan komitmen sekolah dalam menanamkan pendidikan karakter sejak hari pertama peserta didik menginjakkan kaki di lingkungan sekolah. Beliau berharap momen penuh haru ini tidak berhenti sebagai seremoni, tetapi menjadi nilai yang terus hidup dalam keseharian peserta didik—menghormati orang tua, menghargai guru, menyayangi sesama, serta belajar dengan sungguh-sungguh sebagai bentuk bakti kepada keluarga. Dengan bekal karakter yang kuat, diharapkan setiap peserta didik mampu tumbuh menjadi generasi berkarakter, berbudaya, peduli lingkungan, dan berprestasi, sesuai dengan visi SMP Negeri 6 Singaraja.
Sungkeman Rasa Bakti menjadi bukti bahwa pendidikan terbaik tidak hanya mengajarkan ilmu pengetahuan, tetapi juga menumbuhkan hati yang penuh kasih, rasa syukur, dan penghormatan kepada mereka yang telah mengantarkan setiap langkah menuju masa depan. Dari doa orang tua yang dipanjatkan dengan tulus, lahirlah semangat baru bagi setiap peserta didik untuk mengukir prestasi dan mewujudkan cita-cita.
#MPLSRamah2026 #SungkemanRasaBakti #Spensixraja #SMPN6Singaraja #PendidikanKarakter #RestuOrangTua #BerbaktiKepadaOrangTua #MerdekaBelajar #SekolahRamahAnak #SpensixrajaHebat
Artikel Terkait
Mengasah Disiplin, Mengembangkan Potensi: Hari Keempat MPLS Ramah SMP Negeri 6 Singaraja
Kamis, 23 Juli 2026
Wakil Bupati Buleleng Tinjau Pelaksanaan MPLS Ramah 2026 di SMP Negeri 6 Singaraja, Teguhkan Komitmen Mewujudkan Sekolah yang Aman dan Berkarakter
Kamis, 23 Juli 2026